• Minggu, 27 November 2022

Sukabumi Sempat Ada Kasus Rokol Ilegal, Ini Langkah Pemkot

- Selasa, 15 November 2022 | 14:41 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi

KESATU.CO - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyebutkan, terdapat dua kasus rokok ilegal masuk penyidikan di Sukabumi pada 2021. Informasi tersebut, diperolehnya dari Bea Cukai.

"Dari informasi itu, diharapkan pada tahun mendatang tidak ditemukan kasus serupa," ujarnya saat menghadiri sosialisasi pengenalan barang cukai ilegal dan identifikasi pita cukai 2022 di Hotel Horison Sukabumi, Selasa, 15 November 2022.

Berkaca dari hal tersebut, Pemkot Sukabumi menggencarkan sosialisasi pengenalan barang kena cukai ilegal dan identifikasi pita cukai 2022. Kegiatan ini untuk mendorong warga memahami pentingnya upaya mencegah rokok ilegal.

Baca Juga: Gelar Program Mengaji, GMP Peringati Haul Ki Royani di Indramayu

"Cukai tembakau menjadi pendapatan negara yang cukup besar dalam mendorong pembangunan. Bahkan informasi Bea Cukai, pendapatan dari cukai rokok mencapai Rp 188 triliun," ucapnya.

Oleh karena itu, sosialisasi ini merupakan ikhtiar agar warga tak merokok ilegal. Apalagi, rokok ilegal membuat pendapatan cukai negara hilang.

"Salah satu dari pendapatan cukai rokok untuk kesehatan. Bayangkan ketika merokoknya adalah rokok ilegal maka pembagi dana cukai untuk kesehatan menjadi berkurang. Maka dari itu, jangan sampai warga tidak bisa membedakan rokok legal dan ilegal," ungkapnya.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Doakan Muktamar Muhammadiyah Berjalan Lancar

Dirinya berharap, semakin banyak penerimaan sumber cukai, maka makin besar dana bagi hasil cukai tembakau bagi daerah penghasil.

Halaman:

Editor: Hendra ZA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jabar dan Pemdaprov Sepakati Raperda APBD 2023

Kamis, 3 November 2022 | 09:02 WIB

Pemkot Sukabumi Pasang Kuda-Kuda Hadapi Resesi 2023

Jumat, 21 Oktober 2022 | 15:08 WIB

PMA Meningkat, Sukabumi Sabet Penghargaan

Kamis, 6 Oktober 2022 | 12:09 WIB
X