• Minggu, 25 September 2022

Pegiat Anti Korupsi hingga Pengamat Desak Anggaran Karangan Bunga DPRD Jabar Dicoret

- Rabu, 14 September 2022 | 09:51 WIB
Sejumlah karangan bunga belasungkawa mengelilingi Gedung Pakuan atau Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jalan Pasirkalilki, Sabtu, 4 Juni 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Sejumlah karangan bunga belasungkawa mengelilingi Gedung Pakuan atau Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jalan Pasirkalilki, Sabtu, 4 Juni 2022. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

KESATU.CO-Anggaran pengadaan karangan bunga DPRD Jabar yang nilainya Rp960 juta hingga nyaris Rp1 miliar tersebut dianggap pemborosan uang rakyat, sehingga seharusnya dicoret alias ditiadakan.

“Sebaiknya anggaran karangan bunga untuk DPRD Jabar ditiadakan, karena enggak ada urgensinya (dampak positif ) bagi rakyat sebagai pemegang kedaulatan,” pinta pegiat anti korupsi sekaligus Ketua Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) Indonesia, Torkis Parlaungan Siregar, Bandung, Rabu, 14 September 2022.

Selain tidak penting dan tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat, anggaran karangan bunga DPRD Jabar pun dianggap tidak ada relevansinya dengan peningkatan kinerja para anggota dewan. Karangan bunga DPRD Jabar jelas hanya pemborosan uang rakyat.

Baca Juga: Pemkot Bandung Berjanji Bakal Meningkatkan Rehabilitasi dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Para pimpinan atau anggota DPRD Jabar seharusnya bijak dan memiliki sence of crisis (kepekaan) terhadap kesulitan rakyat saat ini, bisa meringankan beban hidup rakyat, dan eloknya bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat bukan justru sebaliknya.

“Harusnya para wakil rakyat itu berjuang konkrit untuk meringankan beban hidup rakyat saat ini. Bukan malah sebaliknya, hanya bisa melakukan pemborosan uang rakyat,” keluh dia.

Hal senada disampaikan oleh pengamat sosial politik sekaligus Direktur Riset Brand Politika Indonesia, Asep Saefudin. Menurutnya anggaran karangan bunga tersebut sebaiknya dicoret atau dialihkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga: David da Silva Tak Mau Disebut Pahlawan Bagi Persib Bandung

Masyarakat saat ini tengah kesulitan ekonomi seharusnya bisa dibantu. Ini, pimpinan atau anggota DPRD Jawa Barat malah pemborosan menggunakan uang untuk hal yang tidak penting.

“Dana (pajak) rakyat seharusnya bisa memakmurkan rakyatnya (masyarakat). Tapi, ini malah rakyat yang memakmurkan anggota dewan,” ucap dia.

Untuk diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat menganggarkan belanja karangan bunga sebesar Rp960 juta. Anggaran karangan bunga tersebut untuk para pimpinan dan fraksi-fraksi DPRD Jabar.

Baca Juga: David da Silva Tak Mau Disebut Pahlawan Bagi Persib Bandung

Karangan bunga Rp960 juta tersebut dianggarkan atas inisiasi atau permintaan para pimpinan dan anggota DPRD Jabar. Bahkan, anggara karangan bunga dianggarkan gara-gara anggota DPRD Jawa Barat enggan urunan untuk membeli karangan bunga dari uang pribadi.

Sekretaris DPRD Jawa Barat, Ida Wahida Hidayati membenarkan hal tersebut. Karangan bunga tersebut dianggarkan karena diminta oleh para pimpinan dan anggota DPRD Jawa Barat.

“Bunga, (karangan bunga) itu anggota dewan yang minta. Kita (Sekretaris DPRD Jawa Barat) sifatnya hanya melayani,” kata dia.

Baca Juga: Waduh, ASN Purwakarta Terancam Tidak Gajian Gara-gara PAPBD 2022 Belum Selesai

Selain itu, belanja karangan bunga ini sudah dianggarkan sebelumnya dan sudah berjalan. Terkait anggota dewan dan partai mana yang menginisiasi adanya pos anggaran belanja karangan bunga, pihaknya tidak begitu mengetahui.

“Ini (karangan bunga) permintaan dari tahun kemarin. Kalau yang mintanya siapa saya tidak tahu, yang pasti (biasanya) anggota dewan,”kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun KESATU.CO dalam Laman LKPP. Terdapat 8 pos anggaran belanja karangan bunga yang nilainya masing-masing Rp120 juta. Jika di total seluruhnya mencapai Rp960 juta atau nyaris Rp1 miliar.

Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Pahlawan Kemenangan Persib Bandung, David da Silva : Saya Tidak Merasa

Anggaran Rp960 juta tersebut untuk AKD (alat kelengkapan dewan) atau untuk para pimpinan DPRD Jabar termasuk untuk sekretaris DPRD Jabar, dan untuk fraksi-fraksi yang ada di DPRD Jawa Barat. ***




Editor: Fitri Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Sukabumi Ngebet Pertahankan Swasti Saba Wistara

Kamis, 22 September 2022 | 20:38 WIB

Fly Over Kopo Siap Uji Coba Fungsi Kelayakan Rabu Malam

Selasa, 20 September 2022 | 10:07 WIB

Marwan Minta Anak Buahnya Lebih Inovatif

Senin, 19 September 2022 | 14:51 WIB

Rp9,2 Miliar Disiapkan Pemkot Bandung untuk BLT UMKM

Jumat, 16 September 2022 | 16:45 WIB

Pemkot Sukabumi Terus Dorong Ekraf, Ini Alasanya!

Rabu, 14 September 2022 | 12:21 WIB
X