• Rabu, 27 September 2023

Pemprov Jabar Dorong Efektivitas Digitalisasi Pengelolaan Sampah di Jawa Barat

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:47 WIB
SAMPAH
SAMPAH

KESATU.CO- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendorong efektivitas digitalisasi pengelolaan sampah di Jabar.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, di era digital ini sudah ada beberapa kelompok atau organisasi masyarakat yang mengembangkan pengelolaan sampah dengan intervensi teknologi. Sejauh ini baru ada dua aplikasi kelola sampah digital yang populer yaitu, Octopus dan Greeny.

Aplikasi kelola sampah Octopus sudah beroperasi di Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi.

Baca Juga: BMKG, Waspada Gelombang Tinggi 1,25 Sampai 6 Meter di Sebagian Wilayah Indonesia

Adapun aplikasi kelola sampah Octopus membantu mengelola sampah daur ulang dari sumber ke industri daur ulang.

Sedangkan Greeny, platform online yang membantu mendistribusikan sampah non-organik dari rumah tangga ke bank sampah.

Greeny bekerja sama dengan Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia, dan saat ini Greeny beroperasi di Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

“Di wilayah Bandung (Raya) sudah ada aplikasi kelola sampah digital. Kelompok atau organisasi masyarakat yang melaksanakan itu. Cuma sejauh mana efektivitasnya itu yang harus kita dorong bersama,” kata dia dalam siaran pers Humas Pemprov Jabar, Bandung, Jumat, 12 Agustus 2022.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah berkontribusi terkait pengelolaan sampah ini,” sambung dia.

Baca Juga: Fuji Dikritik hingga Dihujat Habis-Habisan Gara-gara Berkata Kasar, Fadly Faisal Beri Tanggapan Begini

Lebih lanjut ia mengatakan, sejumlah bank sampah juga sudah sejak lama bergerak di Jabar. Bank sampah biasanya memberikan poin atau reward kepada nasabah.Ketika poin terkumpul, maka nasabah bisa menukarnya dengan barang berharga.

Sementara kondisi di Jabar yang menghasilkan 24.790 ton per hari, dan timbulan sampah dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum sebesar 64 persen dari keseluruhan sampah di Jabar.

Selain itu sebanyak 62,08 persen volume sampah di Jabar tertangani di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sisanya, 37,92 persen volume sampah tidak tertangani.

Baca Juga: Fuji Akhirnya Minta Maaf ke Rafael Adwel dan Netizen Usai Dikritik Gara-gara Berkata Kasar

“Dalam pengelolaan sampah harus dilakukan secara kolaboratif, terutama secara pentahelix melibatkan akademisi, pelaku usaha, masyarakat, pemerintah, dan media massa,” kata dia.

Halaman:

Editor: Fitri Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HJKB 213: Sejumlah Warga Ungkapkan Apresiasi dan Harapan

Jumat, 22 September 2023 | 17:10 WIB

Pemkot Bandung Akan Perpanjang Masa Darurat Sampah

Jumat, 22 September 2023 | 17:10 WIB
X