• Kamis, 18 Agustus 2022

Kuota Vaksin PMK Terbatas, Jawa Barat Memprioritaskan Vaksinasi Hanya untuk Sapi Perah

- Senin, 27 Juni 2022 | 10:45 WIB
Vaksinasi cegah PMK untuk jenis sapi perah*/ (Humas Pemprov Jawa Barat/)
Vaksinasi cegah PMK untuk jenis sapi perah*/ (Humas Pemprov Jawa Barat/)

KESATU.CO- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hanya memprioritaskan vaksin cegah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK untuk sapi perah.

Lantaran kuota vaksin cegah PMK untuk Pemprov Jawa Barat dari pemerintah pusat terbatas hanya mendapatkan 120.000 dosis untuk saat ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, M Arifin Soedjayana mengatakan, karena keterbatasan jumlah vaksin PMK, Pemprov Jawa Barat hanya akan memprioritaskan distribusi vaksin ke sentra-sentra sapi perah di Jabar.

Baca Juga: Pamer Foto Zaman ABG dan Berambut Panjang, Fuji Panen Pujian dari Netizen

Pemprov Jabar lebih memprioritaskan sapi perah, karena dibandingkan jenis lainnya PMK sangat mempengaruhi produktivitas sapi perah.

“Karena kuota vaksin untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku terbatas, kita hanya memprioritaskan sapi perah,” tutur dia dalam siaran pers Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bandung Senin, 27 Juni 2022.

Lebih lanjut M Arifin Soedjayana mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan tambahan dosis vaksin untuk mencegah penularan penyakit PMK dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian sekitar 119.000 dosis.

Baca Juga: PT Pertamina Tutup SPBU di Kabupaten Serang Usai Kepergok Mencurangi Pelanggan

Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat mendapatkan vaksin cegah PMK 1.600 dosis dan sudah terdistribusikan ke kabupaten dan kota di Jabar, termasuk di wilayah Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

“Jadi (total) bakal ada 120.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku di Jabar,” kata dia.

Halaman:

Editor: Fitri Rachmawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023, Kota Bandung Bakal Bebas Kabel Udara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:57 WIB

Wali Kota Cup, Dongkrak Ekonomi Sukabumi

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:07 WIB
X