• Selasa, 28 Juni 2022

Pansus V: Anggaran Perlindungan Perempuan Harus Memadai

- Rabu, 22 Juni 2022 | 05:40 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil X (Kabupaten Karawang/ Kabupaten Purwakarta) Hj.Iis Turniasih
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil X (Kabupaten Karawang/ Kabupaten Purwakarta) Hj.Iis Turniasih

KESATU.CO - Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan minimnya anggaran pendampingan hukum dan penanganan psikologis bagi korban kejahatan terhadap perempuan.

Hal itu diungkapkan Ketua Pansus V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj Lilis Boy dalam kunjungannya ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bansung Barat.

Lilis mengatakan, tidak adanya biaya pendampingan perlindungan bagi kalangan ekonomi rendah atau menengah ke bawah menjadi salah satu permasalahan yang terjadi sekarang.

Baca Juga: Piala Presiden 2022: David da Silva Jadi Penentu Kemenangan Persib vs Bhayangkara FC

"Kami merasa miris dalam kasus kekerasan terhadap perempuan ini tidak dana untuk perlindungan hukum mayoritas dari kalangan menengah ke bawah. Apalagi kalau sudah terekspose ke media akan membutuhkan banyak biaya untuk pendampingan hukum," Ujar Lilis di DP3A KBB, Selasa (31/5/2022).

Seharusnya, menurut Lilis, pasca korban melaporkan kepada pihak terkait ada pendampingan seperti fasilitas seperti rumah aman bagi korban perempuan. Jika dirumah sendiri dikhawatirkan tidak ada pendampingan dari berbagai aspek yang dapat melindungi korban dari dampak kekerasan atau bentuk kejahatan lainnya terhadap perempuan.

"Diharapkan dengan adanya raperda perlindungan perempuan ini dapat mengakomodir seluruhnya yang dibutuhkan korban mulai dari pelaporan hinggan pendampingan hukum termasuk pemulihan secara psikologis korban," katanya.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Piala Presiden 2022: Persib vs Bhayangkara FC

Menurutnya, hal itu sangat penting, sebab sebagai contoh perempuan yang mengalami pelecehan seksual dapat mengganggu kejiwaannya yang meninggalkan trauma mendalam. Sehingga, dengan adanya trauma healing dapat mengembalikan kondisi psikologisnya dan dapat melanjutkan kehidupannya secara normal.

Halaman:

Editor: Hendra ZA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X