• Kamis, 26 Mei 2022

Gegara Ini, Pendopo Sukabumi Dikepung Ribuan Buruh

- Rabu, 1 Desember 2021 | 18:38 WIB
Ribuan buruh di Kabupaten Sukabumi mengepung Pendopo (foto ; Fajar Sidik Supriadi/ kesatu)
Ribuan buruh di Kabupaten Sukabumi mengepung Pendopo (foto ; Fajar Sidik Supriadi/ kesatu)

Baca Juga: Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Geruduk Gedung DPRD, Ada Apa Ya?

"Dampak dari dicabutnya rekomendasi itu, tidak ada kenaikan upah di Kabupaten Sukabumi," ucapnya.

Ketua SPN Kabupaten Sukabumi Budi Mulyadi mengatakan, tidak akan tinggal diam menerima keputusan ini. Dirinya akan berjuang demi peningkatan kesejahteraan buruh di Kabupaten Sukabumi.

"Kenaikan 5 persen saja, kita masih kerepotan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi dengan dibatalkannya kenaikan upah ini. Makanya, kami meminta tanggungjawab bupati," ungkapnya.

Baca Juga: Warga Pasir Halang Antusias Divaksin Covid 19

Baca Juga: Berolahraga Sangat Penting di Tengah Pandemi Covid 19

Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, dirinyatidak mencabut usulan kenaikan UMK 5 persen. Namun semua tertolak oleh regulasi PP 36 tahun 2021.

"Kalau aturannya di daerah, kita bisa usulkan hingga 10 persen. Selama pengusahanya mampu. Tapi keinginan para buruh untuk naik UMK tidak terlaksana akibat kebijakan yang tertuang dalam PP 36 tahun 2021," terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Sukabumi akan mencari alternatif lain di luar kebijakan pusat. Sehingga upah buruh tetap bisa naik untuk 2022.

Baca Juga: Benarkah Lingkar Perut Wanita Lebih dari 80 Cm Pengaruhi Kesehatan Tubuh? Begini Kata Dokter

Halaman:

Editor: Riana Afriadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X