• Kamis, 26 Mei 2022

BIN Kini di Bawah Kekuasaan Presiden

- Minggu, 19 Juli 2020 | 21:50 WIB
Screenshot_2020-07-19-21-44-37-31
Screenshot_2020-07-19-21-44-37-31

KESATUCO. Badan Intelejen Negara (BIN) kini berada di bawah kekuasaan presiden. Kebijakan itu setelah Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi, menerbitkan Perpres Nomor 73 Tahun 2020 tentang Kemenkopolhukam.

"BIN langsung berada di bawah Presiden karena produk intelijen negara lebih langsung dibutuhkan oleh Presiden," ujar Menko Polhukam Mahfud MD dalam Twitter resminya, Sabtu (18/7/2020).

Dalam perpres itu disebutkan bahwa Kemenko Polhukam tetap mengoordinasikan sejumlah kementerian dan instansi.

Meliputi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Lalu Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kemudian disusul Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung, Tentara Nasional Indonesia (TNI). Polri,  dan instansi lain yang dianggap perlu.

Aturan tersebut telah diundangkan pada 3 Juli atau sehari setelah Jokowi resmi menandatangani.

Meski kini BIN berada dibawah presiden, Mahfud menjelaskan, setiap kementerian koordinator dapat meminta informasi intelijen kepada BIN.

Mahfud mengaku, sebagai Menkopolhukam, sering meminta BIN untuk memberi paparan di rapat-rapat yang dia lakukan.

"Saya sebagai Menko Polhukam selalu mendapat info dari Kepala BIN dan sering meminta BIN memberi paparan di rapat-rapat Kemenko," katanya. (kompas.com/republika)

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X