KESATU.CO, PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat dalam merespons aduan masyarakat terkait kerawanan aksi kejahatan jalanan.
Menyikapi laporan warganet di media sosial mengenai maraknya pergerakan mata elang (matel) hingga ancaman pembegalan di jembatan Ciherang depan Ramahadi yang minim pengawasan, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein memastikan langkah taktis pengamanan kawasan tersebut.
Warganet sebelumnya menyoroti ketiadaan kamera pengawas di titik vital tersebut sehingga rawan dimanfaatkan oleh oknum pelaku kriminal.
Menanggapi keresahan warga, Om Zein menegaskan bahwa kawasan jembatan depan Ramahadi masuk dalam prioritas skema perluasan jaringan kamera Closed Circuit Television (CCTV) wilayah.
“Oke Purwakarta kesayangan, Om Zein itu nanti kita pasangin,” ujar Om Zein saat memberikan penjelasan mengenai rencana penguatan sistem keamanan kota.
Peningkatan Kapasitas Pengawasan Hingga Empat Kali Lipat
Om Zein memaparkan kondisi infrastruktur pengawasan Purwakarta saat ini yang mendesak untuk ditingkatkan secara komprehensif. Sebelumnya, Kabupaten Purwakarta baru terjangkau oleh 23 titik lokasi yang ditunjang dengan 40 unit kamera CCTV di sejumlah sudut kota dan area strategis.
Untuk memperketat kewaspadaan dan menjamin rasa aman warga, Pemerintah Kabupaten Purwakarta saat ini sedang memproses penambahan armada kamera CCTV secara massif hingga empat kali lipat dari kapasitas awal.
“Nah sekarang ini on process kita tingkatkan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, kita tambah empat kali lipat. CCTV di 65 titik dan 195 CCTV baru,” jelas Om Zein.
Melalui penambahan signifikan tersebut, total titik pengawasan di seluruh wilayah Purwakarta bakal melonjak menjadi 88 titik lokasi dengan keseluruhan akumulasi mencapai 235 unit kamera CCTV.
Fokus Area Rawan dan Wilayah Perbatasan
Penempatan ratusan kamera pengawas baru ini difokuskan pada pemetaan zona rawan kejahatan, titik kumpul masyarakat, hingga jalur perlintasan antar-kabupaten. Langkah ini diambil guna menutup celah pelarian bagi para pelaku kejahatan yang sering memanfaatkan wilayah perbatasan.
Beberapa kawasan perbatasan strategis yang masuk dalam target pemasangan CCTV skala besar meliputi:
1. Kecamatan Kiarapedes: Jalur perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Subang.
2. Kecamatan Cibatu: Perlintasan perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Subang.
3. Kecamatan Maniis: Akses perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Cianjur.
4. Cilangkap: Wilayah perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Karawang.
5. Cikopo: Titik perbatasan Purwakarta dengan Kabupaten Karawang.
6. Jembatan Ciherang: Kawasan depan Ramahadi yang dipertanyakan warganet.
Pemasangan sistem pengawas terintegrasi di gerbang-gerbang perbatasan ini ditujukan untuk memantau lalu lintas kendaraan keluar-masuk wilayah Purwakarta secara real-time, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, maupun aksi intimidasi matel.
Peringatan Tegas bagi Pelaku Kriminal
Proses pengadaan dan instalasi infrastruktur pengawasan ini dipastikan sedang berjalan bertahap di lapangan. Om Zein meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar selama proses teknis penambahan jaringan CCTV berlangsung.
Ia menegaskan komitmennya untuk memangkas angka kriminalitas di Purwakarta hingga ke titik terendah. Keberadaan jaringan CCTV terpadu ini diharapkan memudahkan aparat kepolisian dalam mengidentifikasi, mengacak keberadaan, hingga menangkap para pelaku kejahatan secara presisi.
“Pokoknya sabar, on process. Jadi ke depan tidak ada lagi tempat di Purwakarta untuk pelaku kriminal. Ke manapun dia pergi maka akan terawasi oleh kamera CCTV sehingga mudah untuk terlacak dan mudah untuk ditangkap,” tegasnya.***
