• Sabtu, 4 Desember 2021

Pecinta Motor Harley Davidson Dirikan The Wick Cafe di Kota Garut

- Minggu, 9 Agustus 2020 | 10:03 WIB
The wick 2
The wick 2

KESATUCO.  Saat ini bisnis kuliner menjadi trend di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sebagai daerah yang dikenal memiliki potensi dibidang pariwisata dan pertanian, di Garut mulai menjamur bisnis yang menawarkan jasa penyedia makanan dan minuman.

Sebagian besar pengusaha menyebut bahwa Garut cocok menjadi daerah kunjungan. Potensi pariwisata sejalan dengan bisnis kuliner. Wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah untuk menikmati suasana alam yang indah dan nyaman, tidak lengkap apabila tidak disertai dengan makanan yang enak dan menyehatkan.

Baru-baru ini, hadir Cafetaria The WICK Cafe yang berlokasi di Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Tempat ini merupakan pusat bisnis di Kota Garut. Di sekitar Cafe ini berdiri perusahaan-perusahaan perbankan seperti Bank BCA, Mandiri, BNI, BNI Syariah, Muamalat dan bisnis lainnya.

Selain itu, tempat ini berada di tengah-tengah jalur wisata yang cukup diminati wisatawan dari luar daerah seperti sarana olahraga Golf dan pariwisata Ngamplang, perkebunan Dayeuh Manggung, Karacak Valley, Talaga Bodas, Wisata Cipanas, Kawah Darajat dan lainnya. Sehingga bagi wisatawan yang mau menikmati kuliner setelah seharian berkeliling bisa menjadikan tempat ini untuk berelaksasi.

-
Lokasi The Wick Cafe, di Jalan Ciledug Kota Garut merupakan tempat yang refresentatif. Berada di pusat kota dan dikelilingi perusahaan perbankan serta beberapa spot pariwisata di Kabupaten Garut.

Salah seorang Owner The WICK Cafe, Willy mengatakan, konsep The WICK Cafe ini menerapkan Unfinished. Cafe yang disediakan  untuk mengakomodir keinginan kaum muda, agar para pengunjung dapat lebih santai dan tidak kaku saat berada dan mengunjungi The WICK Cafe. “Kami pastikan, cafe ini nyaman untuk nongkrong sambil makan atau ngopi,” ujar Willy.

Menurut Willy, nama The WICK Cafee diambil dari nama ke empat orang pendiri dan pemilik usaha diantaranya huruf W diambil dari nama Willy, I awal nama Imam,  C itu Claudyo dan K itu Kelvin. “Nama kami berempat digabung menjadi WICK. Kami sepakat memberi nama cafe ini The Wick Cafe,” kata Willy.

Willy menambahkan, menu yang disajikan The WICK Cafe sangat beragam. Mulai dari makanan Steak Sei Sapi yang menjadi menu unggulan. Ada juga Kopi Garut dan minuman lain dengan menu dingin maupun minuman panasa atau hangat. “Pengunjung  tidak perlu khawatir, karena pada masa pandemi ini pihaknya bekerja dan melayani dengan tetap menggunakan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah,” pungkas Willy.

Ditempat yang sama, salah satu owner lainnya Claudio menuturkan, kehadiran  The WICK Cafe dapat membantu membangun Garut, membantu menggerakan perekonomian. Salah satu andil The WICK Cafe bisa mengurangi angka pengangguran. “Kami ingin membantu Kabupaten Garut meningkatkan potensi di dunia kuliner. Selain itu, meski dalam jumlah yang belum terlalu banyak, kami juga berupaya untuk menyerap tenaga kerja,” ujarnya.

Di hari pertama pembukaan, The WICK Cafe dikunjungi oleh komunitas motor Harley Davidson Club Indonesia (HDCI). Kunjungan dari HDCI ini merupakan bagian dari dukungannya atas pembukaan The WICK Cafe. “Karena, para pendiri The WICK Cafe inipun memiliki hoby yang sama menggunakan motor besar Harley Davidson ini,” ujar Imam.

Masih kata Imam, di The WICK Cafe ini tidak ada kasta konsumen, siapapun bisa mengunjungi The WICK Cafe. Kalangan remaja dan masyarakat komunitas lain diharapkan bsa menjadi pelanggan The Wick Cafe. "Kami pastikan, The Wick Cafe akan memberikan pelayanan prima. Bagi kami pelanggan adalah raja," papar Imam.

Salah seorang pengunjung dari HDCI mengatakan, The Wick Cafe tempatnya nyaman. Dengan atap yang transfaran dapat melihat keindahan langit. Menu-menu yang yang disajikan memiliki rasa yang bisa direkomendasikan bagi pecinta kuliner di tanah air.

Pengunjung lainnya mengatakan, The WICK Cafe mengingatkan pada viralnya film laga John Wick. Sambil berseloroh, ia mengatakan menu di The WICK Cafe ini harga kostan tapi rasa bintang lima. “Semoga jadi tempat insfiratif penuh ide dengan penuh kebersamaan, jadi tempat bersilaturahmi. Dan semoga The WICK Cafe ini jadi tempat hidayah bagi yang sedang menimba ilmu,” ungkapnya.

 

.

Editor: Asep Ahmad

Tags

Terkini

Berolahraga Sangat Penting di Tengah Pandemi Covid 19

Selasa, 30 November 2021 | 17:40 WIB

Laksanakan Reses, Yudha Serap Aspirasi PAKAR

Rabu, 3 November 2021 | 16:41 WIB

Jangan Takut Divaksin Moderna, Hanya Ini Efeknya !

Senin, 6 September 2021 | 23:42 WIB

Situs Gunung Padang Ditutup Selama PPKM Darurat

Jumat, 9 Juli 2021 | 18:42 WIB

Desa Harus Jadi Prioritas Vaksinasi

Rabu, 7 Juli 2021 | 12:08 WIB
X